Tag

22/07/2008
TVE :Mulai bulan Agustus 2008, Televisi Edukasi (TVE) akan meluncurkan Chanel 2 yang dikhususkan untuk guru. Dengan diluncurkan Chanel 2 ini, maka TVE mempunyai dua chanel, chanel 1 diperuntukkan untuk siswa/peserta didik dari mulai setingkat TK – PT, baik pendidikan formal, informal, non formal serta informasi pendidikan. Sedangkan chanel 2 dikhususkan untuk guru/pamong dari tingkat TK – SLTA. Materi yang akan ditayangkan meliputi dalam upaya peningkatan kualifikasi guru, peningkatan kompetensi guru, dan penyiapan sertifikasi guru. Saat ini (Juli 2008) Chanel 2 masih melakukan uji coba. Seperti juga Chanel 1, Chanel 2 juga menggunakan satelit Telkom1, sehingga para pemirsa TVE yang ingin menangkap chanel 2 tinggal mengubah frekwensinya, maka akan ketemu chanel 2.

Peluncuran chanel 2 ini dengan pertimbangan bahwa prioritas utama upaya peningkatan mutu pendidikan nasional harus dimulai dari peningkatan mutu guru. Selama ini guru berada pada posisi yang dilematis, di satu sisi dituntut bekerja secara profesional di sisi lain kesejahteraannya masih relatif rendah. Sebagai tenaga profesional guru dituntut menguasai isi bidang studi, memahami karakteristik peserta didik, melakonkan pembelajaran yang mendidik, kemauan dan kemampuan mengembangkan profesionalisme dan kepribadian.

Penggunaan TVE sebagai medium pendidikan dan pelatihan merupakan program fasilitasi yang sangat cocok untuk karakteristik permasalahan pendidikan seperti yang terjadi di Indonesia. Hal ini dapat ditunjukkan dengan indikator-indikator penyelenggaraan dan pengembangan TVE untuk mendukung keberhasilan program di atas dapat diperikan: (1) tingkat kemasalan penyajian informasi pembelajaran, televisi mampu menembus batas-batas geografis. (2) televisi memiliki daya tarik bagi target sasaran/masyarakat karena memiliki keunikan kombinasi teknologi visual dan audio; (3) keberadaan televisi sudah tidak asing lagi dimasyarakat, dan sudah menjangkau ke wilayah yang sangat luas sesuai karakteristik wilayah negara Republik Indonesia yang terpencil dan terpencar; (4) dapat dikendalikan dari sentral relay untuk penjaminan mutu kualitas isi, kualitas siaran, dan kualitas tampilan; dan (5) kemudahan untuk diulang penayanganya, direvisi isi program dan tampilannya yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan yang terjadi di masyarakat.

(Jaka Warsihna)

dikutip dari : http://www.e-dukasi.net/news/index.php?id=199